Sabtu, 03 November 2012

Aku Tau...

Aku tau...

Ketika menghafal jadi begitu sangat susah..
Ketika membaca bacaan panjang begitu kuhindari..
Ketika emosi serasa begitu mudah buat bergejolak..
Ketika pekerjaan mudah begitu lambat dianalisa
Ketika tak berminat pada deretan angka
Ketika malas untuk berbuat apapun juga

Maka aku sangat yakin kalo aku butuh yang namanya TIDUR...

Tantangan berangkat kerja

Letak rumah tempatku tinggal ke kantorku adalah sekitar 5,5 KM, jarak ini terbilang cukup jauh untuk kota sekecil Handil. Terlepas dari alasan dipilihnya rumah tersebut, ada perjuangan lain yang harus dijalani nyaris setiap harinya (terutama saat masuk kerja aja lhoo) sebelum tiba di kantor.

Perusahaan tempatku mencari nafkah itu (normalnya) mengharuskan karyawannya masuk dari jam 7 pagi hingga jam 6 sore (kecuali sabtu atau hari libur, bisa jam 3 sore). Rutinitas ba'da shubuh sangat menentukan apakah telat sampe kantor atau tidak, sebagai informasi, toleransi keterlambatan jam kerja di perusahaan ini adalah selama 15 menit yang berarti seorang belum dikatakan terlambat jika sudah absen sebelum jam pada mesin scan menunjukkan waktu 7:16 atau lebih. Apakah si karyawan absen dulu trus kembali ke parkiran hanya untuk sekedar merokok, parkir atau bahkan sarapan, tak ada penilaian apapun dari perusahaan terkait masalah ini. Yah, evaluasi kerja di sini belum berjalan layaknya perusahaan profesional, terlebih dari perusahaan di luar negeri sana disaat kedisiplinan dan produksi kerja begitu diperhatikan.

Banyaknya rutinitas setelah Shubuh ini mengharuskan diriku mesti pintar mengatur waktu, menjaga kondisi badan agar terhindar dari tidur setelah rutinitas tadi (kalo terpaksa ya tidur aja, kalo bablas ya berelaan).
Tantangan pertama adalah menurunkan motor dari dalam rumah. Tinggi rumah ke jalan gang cukuplah tinggi, mencapai kurang lebih 30 cm, tanpa alat bantu turun/naik motor yang stabil, usaha menaikkan sepeda motor ini ataupun sebaliknya tentu saja memakan waktu (juga) karena harus tanpa ada pergeseran ketika ban motor mengenai alat bantu itu karena tersentuh sedikit aja, tu papan (alat bantunya kusebut papan aja) langsung jatuh ke jalan. Sarannya, jangan lakukan kegiatan ini dengan tergesa2, kalo emang pengen tidur setelah rutinitas shubuh tadi, sebaiknya nurunin motor itu dulu deh, selain bisa berkeringat dan menghilangkan ngantuk tadi, jika tetap pengen tidur, bila bablas, akan lebih mudah saat berangkat kerja nanti.
Jangan tanya apa perlu 'memanaskan' motor dulu sebelum berangkat atau gak..normalnya sih perlu, tapi kalo udah telat, mau gak mau harus segera berangkat. Kenapa gak mau panasin motor di dalam rumah atau memanaskan motor di teras sambil bersiap2 berangkat kerja? ventilasi udara di rumah termasuk yang tidak baik (maklum, bukan rumah sendiri), gas beracun dari pembakaran sepeda motor sedikit banyaknya akan mempengaruhi udara dalam ruangan, bukan juga di teras karena terasnya kecil, tak memungkinkan buat memanaskan motor, jika di jalan gang? ada yang mau bantu jaga?hehe
Perjalananku menuju kantor ini kutempuh selama 13-18 menit, bayangkan aja dengan jarak sekitar 5,5 KM namun perlu waktu yg cukup lama untuk sampe ke sana, sebenarnya ada beberapa alasan, Pertama, perbandingan jalan bagus dan rusaknya lebih banyak jalan rusaknya, Kedua, jam 7 adalah jam dimana para siswa sekolah juga sibuk berangkat sekolah dengan artian selain harus bersaing memilih jalan bagus dengan karyawan lain sesama perusahaan atau beda perusahaan, kita juga harus rela berbagi jalan dengan para siswa atau para pengantar siswa tersebut, bahkan tak jarang ada kendaraan besar yang juga menggunakan arah yang sama menuju kantor. dengan jalan baiknya tak lebih lebar dari 6 meter, silahkan dibayangkan sendiri bagaimana ruwetnya jalan ini. Jalan di sekitar perusahaan yg masih berupa latrit gak usah dijelaskan ya...jalan itu dilewati kendaraan besar sampe alat berat lhoo...kalo hujan becek, kering berdebu...
Sudah sampai di parkiran kantor, parkir yang meiliki atap permanen hanya kecil, dengan ratusan motor yang parkir disana, mengharuskan kita juga harus jeli dalam memilih parkiran. sebenarnya ada juga parkiran terbuka yang disediakan perusahaan, sayangnya setengah hari saja parkir di sana, debu tebal sudah setia menempel di motor kita. Kembali ke parkiran dalam itu, tak banyak karyawan yang memarkir sepeda motornya dengan baik, ada yang sembarangan, bahkan ada yang parkir menutup jalan masuk!! pasti berkaitan erat dengan absensi tadi yang mengharuskan tak boleh lebih dari 15 menit itu tadi. Jika semua parkir terisi penuh, kita harus memilih susunan yang agak renggang biar bisa menyelipkan sepeda motor kita. InsyaAllah parkirannya aman, kerja bisa lebih tenaang..

Okee, mungkin itu dulu yaa tulisan ngasal ini...

Wassalam...

Jumat, 02 November 2012

Prinsip kerjaanku

Hari2 bagai berlari dengan cepatnya, Malam ini, saat musim hujan mulai menyapa kota kami, tepatnya udah 2 November dan tak terasa udah hampir berganti tahun lagi..

Mungkin tanggal tersebut hanya merupakan tanggal buat si A, bisa juga jadi hari bersejarah buat si B, hari dimana telah terjadi kenangan baik, buruk atau apapun itu, tiap2 kita pastinya memiliki hari khusus dimana kita terus buat mengingatnya...
Hemmm, kali ini sebenarnya bukan untuk mengenang suatu sejarah atau kenangan atau apapun itu, (lebih karena emang gak ada apa2 kok), hanya saja terhitung mulai besok, 3 November 2012 hingga 10 hari ke depan, mengharuskan aku meng-handle 2 project, dikarenakan teman dengan posisi yang sama untuk project ini sedang day off alias cuti..
Sebenarnya sih menurutku tidak ada kesulitan dalam mengerjakan tugasnya, hanya saja semua butuh waktu kan? mulai dari mengumpulkan data progress, menghitung dan menyusunnya hingga didata untuk di-update dalam suatu schedule project. Hanya itu sih inti dari pekerjaan sebagai seorang planner, yah, tentunya bila project sudah berjalan..Karena pada prinsipnya, tugas suatu planner dan project control adalah sebagai berikut:
  1. Sebelum dan permulaan project berjalan, si Planner bakal sibuk siapin schedule dan persiapan perhitungan progress pekerjaan projectnya (belum termasuk kalo si project menggunakan website progress yaa, mesti siapin data base-nya lagi..)
  2. Saat Project berjalan, seperti halnya sekarang ini, (yg harus ku-handdle), hanya mencari data progress termasuk foto2nya, membuat daily report, weekly report hingga monthly report yang tentu saja harus lengkap dengan progressnya, serta update schedule berdasarkan actual yang sudah berjalan
  3. Akhir Project (seperti halnya project yang lagi kupegang, walau sebenarnya akan ada sedikit pekerjaan yang tersisa - estimasi pekerjaan hanya 16 hari), membuat evaluation report, kapasitas pekerja, rekap pekerjaan hingga rekap cuaca selama pekerjaan. Parahnya lagi, yang diminta bisa hingga project yang sebelumnya (sebelum project yang hampir selesai ini)
Mungkin itu aja kali ya tulisan kali ini...hanya melatih menyampaikan apa yang ada dipikiran..(mengikuti apa yang disarankan bini juga sih..hihihi...)

Wassalam...